Cara memulai bisnis online dari nol sebenarnya soal urutan: cari produk yang dibutuhkan orang, uji dulu apakah ada yang mau membeli, hitung untungnya sampai ke biaya platform, urus NIB, lalu berjualan lewat satu kanal sebelum menambah yang lain. Banyak pemula membalik urutan itu. Mereka menyetok barang lebih dulu, baru mencari pembeli.
Dua aturan baru membuat urutan ini makin penting. Sejak 8 Juni 2026, Permendag 19/2026 mewajibkan pelaku usaha di marketplace memiliki NIB. Lalu sejak 1 Oktober 2026, marketplace yang ditunjuk pemerintah mulai memungut PPh Pasal 22 dari penjual.
Berikut tujuh langkahnya, lengkap dengan contoh hitungan margin serta penjelasan soal NIB dan pajak marketplace.
Aturan dan angka dalam artikel ini terakhir diperiksa pada November 2026. Ketentuan perizinan dan pajak bisa berubah, jadi periksa sumber resminya sebelum mengambil keputusan.
Langkah 1: Pilih Produk yang Menjawab Masalah Nyata
Ide bisnis yang baik biasanya lolos tiga saringan. Anda bisa menyebut siapa pembelinya dan masalah apa yang diselesaikan produk itu. Anda bisa menyediakannya secara konsisten, entah dengan membuat sendiri, punya pemasok tepercaya, atau menguasai jasanya. Dan setelah semua biaya dihitung, masih ada untung yang layak untuk waktu dan modal Anda.
Menurut kami, mulai dari hal yang Anda pahami hampir selalu lebih aman daripada mengejar produk yang sedang ramai di media sosial. Tren cepat berganti, sedangkan pemahaman tentang pelanggan akan bertahan.
Langkah 2: Uji Permintaan Sebelum Berinvestasi Besar
Anda tidak perlu menunggu produk sempurna untuk tahu apakah ada yang mau membelinya. Tanyakan langsung ke sepuluh calon pelanggan: apa masalah mereka, bagaimana mereka mengatasinya sekarang, dan berapa harga yang pantas. Buka pre-order atau satu batch kecil, atau jual sampel dulu sebelum memproduksi banyak.
Perhatikan sinyalnya. Orang yang bertanya harga itu menarik, orang yang mentransfer uang itu terbukti. Ucapan “bagus, nanti saya beli” belum bisa dihitung sebagai permintaan.
Langkah 3: Hitung Modal dan Margin
Banyak pemula berhenti di selisih harga modal dan harga jual, padahal ada biaya lain yang menggerus untung. Rumus dasarnya: laba per unit sama dengan harga jual dikurangi harga pokok, kemasan, biaya platform, dan biaya lain.
Biaya platform paling sering terlupa. Menurut data Kementerian UMKM yang dikutip Kontan, biaya layanan marketplace berkisar 10% sampai 18% per transaksi, belum termasuk biaya promosi atau iklan. Berikut contoh latihan dengan angka rekaan:
| Komponen | Nominal |
|---|---|
| Harga jual | Rp80.000 |
| Harga pokok produk | Rp40.000 |
| Kemasan | Rp3.000 |
| Biaya layanan marketplace (asumsi 15%) | Rp12.000 |
| Laba per unit | Rp25.000 |
Marginnya sekitar 31% dari harga jual. Kalau Anda ikut promo atau memberi voucher, hitung ulang, karena margin bisa menipis cepat. Tetapkan harga setelah semua biaya dihitung, bukan sebelumnya.
Langkah 4: Urus Legalitas dan Pahami Pajak
NIB: identitas usaha yang kini dibutuhkan
Nomor Induk Berusaha (NIB) diterbitkan lewat sistem Online Single Submission (OSS). Menurut Menteri Perdagangan, pengurusannya gratis dan dilakukan online. Anda cukup menyiapkan data identitas dan informasi usaha, lalu membuat akun dan mengajukannya di OSS.
Permendag 19/2026 mewajibkan setiap pelaku usaha di platform niaga elektronik memiliki izin berusaha, paling sedikit berupa NIB. Ada masa transisi: 18 bulan untuk pedagang yang sudah berjualan dan 6 bulan untuk pedagang baru. Platform juga wajib menolak pendaftaran pedagang yang belum memiliki perizinan usaha. Per Juli 2026, Kemendag mencatat kurang dari 10% dari sekitar 22 juta merchant e-commerce yang sudah memiliki NIB, jadi mengurusnya sejak awal membuat Anda selangkah lebih siap.
Di luar kewajiban itu, Kemendag menyebut NIB membuka akses pembiayaan, pembinaan, kemitraan usaha, dan peluang ekspor. Untuk produk tertentu seperti makanan atau kosmetik, bisa ada izin tambahan, jadi cek ketentuannya di OSS atau dinas setempat.
Pajak marketplace: apa yang berubah?
Berdasarkan PMK 37/2025, marketplace yang ditunjuk memungut PPh Pasal 22 sebesar 0,5% dari omzet bruto penjual, di luar PPN dan PPnBM. Pemungutan ini mulai berjalan sejak 1 Oktober 2026 setelah sempat ditunda.
Bagi penjual kecil, kabar pentingnya: penjual orang pribadi dengan omzet sampai Rp500 juta per tahun tidak dipungut, selama menyampaikan surat pernyataan sesuai ketentuan kepada marketplace. Direktorat Jenderal Pajak juga menegaskan bahwa kebijakan ini bukan jenis pajak baru, melainkan perubahan mekanisme pembayaran.
Karena kebijakannya baru berjalan dan pernah ditunda, pantau pengumuman resmi DJP. Untuk kondisi pajak usaha Anda secara spesifik, tanyakan ke kantor pajak atau konsultan pajak. Artikel ini bukan nasihat pajak.
Langkah 5: Pilih Satu Kanal untuk Memulai
Tidak ada kanal yang paling benar. Yang ada adalah kanal yang paling cocok untuk tahap Anda sekarang.
| Kanal | Kelebihan | Yang perlu diperhatikan |
|---|---|---|
| Marketplace | Pembeli sudah ada, bayar dan kirim terstruktur | Biaya layanan 10-18%, persaingan harga ketat, wajib NIB |
| Media sosial + WhatsApp | Biaya rendah, dekat dengan pelanggan | Butuh konten rutin dan waktu membalas chat |
| Website sendiri | Kontrol penuh atas merek dan data pelanggan | Anda harus mendatangkan pengunjung sendiri |
Saran kami untuk pemula: mulai dari satu kanal dan pelajari sampai stabil. Berjualan di lima tempat sekaligus biasanya hanya membuat balasan chat dan pencatatan stok kewalahan.
Langkah 6: Siapkan Operasional Dasar
Sebelum pesanan pertama masuk, pastikan foto dan deskripsi produk sudah jelas: ukuran, bahan, cara pakai, dan kelebihannya. Untuk draf deskripsi, Anda bisa memanfaatkan AI seperti dijelaskan di panduan menggunakan ChatGPT untuk pekerjaan sehari-hari. Siapkan juga cara pembayaran yang mudah, bahan kemasan dan ekspedisi, serta template jawaban untuk pertanyaan yang sering muncul. Catat stok, penjualan, dan pengeluaran. Satu spreadsheet sederhana cukup untuk awal.
Langkah 7: Promosikan dan Evaluasi 30 Hari Pertama
Promosi tidak harus mahal. Di minggu pertama, beri tahu lingkaran terdekat dan kumpulkan pelanggan pertama. Minggu kedua, minta testimoni dari pembeli awal dan tampilkan di profil Anda. Minggu ketiga, buat konten yang menjawab pertanyaan calon pembeli, bukan hanya menawarkan produk. Minggu keempat, evaluasi angkanya: berapa chat masuk, berapa yang jadi pesanan, produk mana yang paling laku, dan berapa laba bersihnya.
Strategi promosi yang lebih lengkap ada di panduan digital marketing untuk UMKM. Menjalankan bisnis online juga melatih banyak kemampuan yang dicari dunia kerja, yang petanya bisa Anda lihat di artikel tentang skill digital yang dibutuhkan di dunia kerja.
Kesalahan yang Paling Sering Terjadi
Yang paling umum adalah menyetok banyak sebelum teruji, lalu menghitung margin tanpa biaya platform dan promosi. Ada juga yang mencampur uang pribadi dan uang usaha, sehingga keuntungan sebenarnya tidak pernah jelas. Sebagian menunda legalitas karena merasa belum perlu, padahal NIB gratis dan online. Dan banyak yang menyerah atau berganti produk sebelum satu siklus evaluasi 30 hari selesai.
Kesimpulan
Memulai bisnis online dari nol bukan soal modal besar, melainkan urutan yang benar: pilih produk yang menjawab masalah nyata, uji permintaannya, hitung margin sampai biaya platform, urus NIB, lalu mulai dari satu kanal. Dengan kewajiban NIB di marketplace dan pemungutan PPh Pasal 22 yang kini berjalan, kerapian legalitas dan pencatatan sejak awal akan menghemat banyak repot.
Setelah 30 hari pertama, lihat angkanya. Produk yang terbukti laku dan marginnya sehat layak dikembangkan, sedangkan yang tidak sebaiknya diperbaiki atau dihentikan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Berapa modal minimal untuk memulai bisnis online?
Tidak ada angka baku karena bergantung pada jenis usaha. Modal bisa sangat kecil untuk jasa atau pre-order, dan lebih besar untuk produk yang harus distok. Cara aman mengurangi risiko adalah menguji dengan batch kecil dan menambah modal setelah ada pembeli yang terbukti.
Apakah jualan online wajib punya NIB?
Untuk berjualan di platform niaga elektronik atau marketplace, ya. Permendag 19/2026 mewajibkan NIB, dengan masa transisi 18 bulan untuk pedagang lama dan 6 bulan untuk pedagang baru. Untuk kanal lain seperti media sosial, ketentuannya bergantung pada jenis usaha, tetapi NIB tetap dianjurkan karena mempermudah akses pembiayaan dan pembinaan.
Apakah penjual kecil dikenai pajak marketplace?
Penjual orang pribadi dengan omzet sampai Rp500 juta per tahun tidak dipungut PPh Pasal 22 oleh marketplace, asalkan menyampaikan surat pernyataan sesuai ketentuan. Di atas batas itu, marketplace memungut 0,5% dari omzet bruto. Periksa pengumuman DJP untuk ketentuan terbaru.
Bagaimana cara tahu bisnis online saya layak diteruskan?
Lihat tiga angka setelah 30 hari: jumlah pelanggan yang membayar, laba bersih per produk setelah semua biaya, dan jumlah pelanggan yang membeli lagi. Jika labanya positif dan ada pembeli ulang, bisnis Anda punya dasar yang kuat untuk dikembangkan.